Halaman

Tampilkan postingan dengan label Powder Metallurgy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Powder Metallurgy. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2009

Desain Alat Pembuat Serbuk Logam dengan Metode Elektroda Berputar

Metalurgi serbuk (powder metallurgy) mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan pengecoran, penempaan dan proses khusus lainnya untuk menghasilkan produk logam. Keunggulan tersebut antara lain adalah lebih homogen dalam pemanduan beberapa material yang tidak sama dan lebih mampu untuk mengendalikan porositas. Keunggulan tersebut juga diperlukan dalam teknologi produksi elemen bakar nuklir termasuk untuk reaktor riset, sehingga paduan logam dengan uranium lebih homogen dan dapat terdistribusi merata dalam matriks cladding. Agar lebih homogen dan terdistribusi dengan baik, maka diperlukan serbuk logam dengan ukuran dan bentuk tertentu. Disamping itu metalurgi serbuk juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya.
Dengan mengacu dari makalah hasil rancangan alat pembuat serbuk logam yang sudah dibuat [11, penulis mencoba untuk merancang alat pembuat serbuk dengan teknik elektroda putar yang mempunyai keunggulan, serbuk logam yang dihasil-kan berbentuk bulatsehingga lebih menguntungkan dalam pembuatan paduan logam. Keuntungan lainnya yaitu, tidak menggunakan crucible, sehingga pengaruh crucible terhadap produk dapat dihindari. Benda kerja berupa batangan, diputar dan didekatkan ke tungsten dari welding torch, sedikit demi sedikit akan meleleh dan terlempar ke dinding tabung membentuk butiran (powder). Kekurangan teknik ini adalah pada sisi persiapan benda kerja, dimana masih diperlukan proses pre-cast untuk elektrodanya (benda kerja) sesuai dengan komposisi paduan serbuk yang diinginkan, sehingg~ butuh waktu dan biaya yang lebih banyak.

Read More/Reference:

Sabtu, 06 Juni 2009

Metode Atomisasi Las Oksiasitilen untuk Pembuatan Serbuk Logam

Salah satu metoda yang sering digunakan untuk membuat serbuk secara massal adalah metoda atomisasi. Beberapa metoda atomisasi yang telah dikenal adalah metoda atomisasi air, metoda atomisasi gas, dan metoda atomisasi sentrifugal. Metoda atomisasi gas dan atomisasi sentrifugal dapat menghasilkan serbuk berukuran kecil dan berbentuk bola (spherical). Serbuk dengan ukuran kecil dan bentuk bola ini bagus digunakan untuk pembuatan produk dengan proses metalurgi serbuk karena dapat menghasilkan produk dengan porositas kecil. Peralatan dan biaya operasional proses atomisasi gas dan atomisasi sentrifugal relatif mahal, maka diperlukan metoda atomisasi baru yang lebih murah dan dapat menghasilkan serbuk dengan ukuran yang kecil dan memiliki bentuk bola.Teknik penggunaan sumber energi-energi yang lain memungkinkan ditemukannya metoda-metoda atomisasi baru.
Las oksi-asitilen atau sering disebut las karbit merupakan salah satu teknologi pengelasan yang relatif murah, baik dari segi peralatannya maupun operasionalnya. Las oksi-asitilen ini dapat digunakan sebagai sumber energi proses atomisasi serbuk logam karena memiliki temperatur yang cukup tinggi yaitu kurang lebih 3480o C pada inti nyala las. Tujuan dari penelitian ini adalah meneliti pembuatan serbuk logam dengan metoda atomisasi menggunakan sumber energi las oksi-asitilen dan mengetahui karakteristik serbuk logam yang dihasilkan dari metoda atomisasi menggunakan sumber energi las oksi-asitilen.

Read More/Reference: